Monday, 25 October 2021

Rapper KittiB Ngaku Belum Terima Permintaan Maaf Dari Black Nut

Awal tahun ini, dilaporkan bahwa rapper Black Nut kalah dalam persidangan perdata dan pidana serta diperintahkan untuk membayar 25 juta KRW (sekita 296.197.727 IDR) sebagai kompensasi kepada KittiB.

Black Nut menimbulkan kontroversi pada tahun 2017 dengan lirik yang ditafsirkan sebagai penghinaan seksual terhadap KittiB dalam lagu “Too Real.” Sebagai tanggapan, KittiB mengajukan tuntutan hukum terhadap rapper tersebut karena melanggar Undang-Undang Khusus tentang Kekerasan Seksual pada tahun berikutnya.

- Special dari Korean Area-

Disc Up to 85%. Disc Up To 299K. Free Ongkir. Gunakan kode KBEAUTYFAIRIA50

Baru-baru ini, KittiB mengungkapkan alasannya melanjutkan pertarungan hukum melawan Black Nut. Ia memulai dengan mengatakan, “Ada yang mengatakan, ‘mengapa seorang rapper mengambil tindakan hukum hanya karena sebuah penghinaan?’ ketika saya pertama kali mengajukan keluhan hukum. Saya tidak mengerti mengapa orang akan memandang seperti itu ketika saya dilecehkan secara seksual.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Ada orang-orang yang mengejek saya karena telah mengalami pelecehan seksual beberapa kali dan menganggap ringan pelecehan seksual. Saya terus mengambil tindakan hukum untuk memberi orang-orang semacam ini perasaan betapa seriusnya kejahatan seks yang saya derita.” KittiB menambahkan, “Saya pikir citra saya tidak akan memburuk jika saya terus tersenyum dan membiarkan semuanya berlalu meskipun saya dilecehkan secara seksual. Saya juga menyalahkan diri sendiri dan sangat menyesalinya karena berpikir bahwa jika saya tidak bereaksi terlalu sensitif, situasinya tidak akan menjadi seburuk ini.”

Menurut KittiB, Black Nut tidak meminta maaf bahkan setelah keputusan akhir. Rapper wanita tersebut menyatakan, “Saya mendengar bahwa ia memposting di Instagram-nya setelah keputusan akhir mengatakan bahwa ‘Saya tidak punya uang.’ Sekarang setelah persidangan selesai, saya tidak ingin terlibat dengannya lagi. Saya berharap semua kata kunci yang terkait dengannya menghilang.”

Dalam sidang pertama tahun 2019, Black Nut divonis enam bulan penjara dengan masa percobaan dua tahun dan 160 jam pengabdian masyarakat. Namun, rapper tersebut mengajukan banding atas hukuman tersebut tetapi menerima hukuman yang sama di persidangan kedua. Mahkamah Agung juga menyelesaikan hukuman dengan memutuskan dengan cara yang sama.

Update via email

Dapatkan berita terbaru dari Korean Area langsung ke email kamu. Kami hanya akan mengirimkan 1x email setiap harinya agar tidak melakukan spam ke email kamu.

spot_img

Follow Us

Popular This Week

- Advertisement -

You might also like...