June19 , 2021

    Penggabungan Platform Weverse dan VLIVE Telah Disetujui FTC

    Related

    HYBE Labels Ajukan Trademark Untuk “BORAHAE”

    Sebelumnya, dilaporkan bahwa perusahaan kosmetik, LALALEE’S, telah mengajukan hak...

    HYBE Labels Dilaporkan Pernah Ingin Akusisi Saham SM Entertainment

    Sebelumnya dilaporkan bahwa Lee Soo Man dikabarkan sedang dalam...

    Naver dan Kakao Entertainment Bersaing Untuk Akuisisi Saham di SM Entertainment

    Kakao Entertainment dan Naver telah bersaing untuk mendapatkan K-content,...

    Techstars Music Tambahkan HYBE Sebagai Mitra Investasi Baru

    Pernah mendengar tentang Startup Accelerator? Juga dikenal sebagai 'seed...

    HYBE Umumkan Pendapatan dan Angka Penjualan Untuk Kuartal Pertama 2021

    HYBE (sebelumnya dikenal sebagai Big Hit Entertainment) telah mengungkapkan...

    Share

    Menurut Fair Trade Commission (FTC), mereka telah menyetujui penggabungan VLIVE dan Weverse, yang merupakan platform layanan komunitas penggemar HYBE dan Naver.

    Januari lalu, kedua perusahaan menandatangani kontrak untuk Weverse mengambil alih VLIVE milik Naver, dengan Naver mengakuisisi 49% saham di Weverse Company. Hasilnya, Naver akan menjadi pemegang saham terbesar kedua di Weverse Company setelah HYBE (51%).

    FTC menganalisis jumlah penggabungan bisnis yang terjadi di perusahaan-perusahaan di pasar hiburan dalam negeri dan mengungkapkan bahwa metode penggabungan tersebut digunakan sebagai sarana untuk memperkuat kapabilitas bisnis, mengamankan daya saing dan memasuki bisnis baru.

    FTC menyatakan, “Ke depan, kami akan meninjau dengan cermat dampak kombinasi bisnis ini terkait persaingan di pasar terkait, sembari menyetujui hal-hal yang tidak memiliki kekhawatiran tentang pembatasan persaingan, sehingga mendukung aktivitas investasi perusahaan”. (koreanarea.com)