May17 , 2021

    Jennie BLACKPINK Sempat Dicurigai Melanggar Aturan Jarak Sosial, Kota Paju Umumkan Akhir Penyelidikan

    Related

    Share

    Terungkap bahwa Kota Paju menyelesaikan penyelidikan mereka terhadap Jennie BLACKPINK dan menyimpulkan bahwa penyanyi itu tidak melanggar aturan jarak sosial.

    Pada 22 April, seorang netizen memposting kutipan dari artikel terbaru yang menyatakan bahwa Kota Paju tidak menemukan kesalahan apapun pada Jennie. Menurut artikel tersebut, seorang pejabat dari Balai Kota Paju menyatakan, “Kami mengonfirmasi bahwa agensi telah mengajukan aplikasi dan mendapat persetujuan dari arboretum untuk pembuatan film. Sudah dipastikan bahwa pertemuan ini bukanpertemuan pribadi. Kami juga telah memeriksa apakah individu tersebut mengenakan masker tetapi tidak akan memastikan apakah mereka telah melepas masker mereka setelah mereka memasuki arboretum. Oleh karena itu, kami menyimpulkan bahwa artis tersebut tidak dikenai denda.”

    Sebelumnya, seorang netizen mengajukan pengaduan terhadap member BLACKPINK tersebut karena melanggar aturan jarak sosial setelah melihat postingan yang memperlihatkan lebih dari lima orang berkumpul di media sosial Jennie. Netizen yang melaporkan Jennie menjelaskan bahwa “Aku mengajukan pengaduan bahwa Jennie melanggar pedoman jarak sosial dan mengirimkan laporan tersebut ke Puskesmas di Paju. Aku berbicara dengan tim resmi yang bertanggung jawab atas kesehatan dan administrasi karantina. Tim menyatakan bahwa itu mereka akan meninjau kasus tersebut dan akan menyelidiki untuk melihat apakah Jennie akan dikenai denda.”

    Pada 15 April, anggota BLACKPINK membagikan beberapa foto di Instagram tentang kunjungan ke arboretum di Provinsi Gyeonggi, dan beberapa foto menampilkan beberapa orang yang memegang es krim. Jumlah total es krim berjumlah 7, yang menimbulkan spekulasi ia telah melanggar pedoman jarak sosial. Menyusul spekulasi tersebut, Kota Paju melakukan penyelidikan terhadap artis tersebut dan menyimpulkan bahwa ia dinyatakan tidak bersalah karena kunjungannya ke arboretum itu untuk urusan bisnis. (koreanarea.com)