Aktivis Korea Selatan dan Warga Asing Gelar Protes Damai di Seoul Untuk Mendukung Gerakan “Black Lives Matter”

Gerakan “Black Lives Matter” telah mengalihkan dunia sejak dimulai di Amerika Serikat karena kematian George Floyd di tangan seorang polisi kulit putih.

George Floyd terbunuh pada 25 Mei setelah seorang perwira polisi kulit putih yang menahannya dengan lutut di lehernya selama hampir sembilan menit dengan sesama petugas di sampingnya.

Ini menjadi katalis bagi orang-orang di seluruh dunia untuk melawan ketidakadilan sosial dan ketidaksetaraan ras.

Di Bangkok, misalnya, para aktivis menggelar protes digital dengan memajang gambar orang-orang yang mengenakan pakaian hitam, memperlihatkan kepalan tangan mereka dan menjelaskan mengapa mereka mendukung “Black Lives Matter”.

Protes lain di luar Amerika Serikat terjadi di Seoul, Korea Selatan, 6 Juni lalu, ketika para aktivis Korea Selatan dan penduduk asing bergandengan tangan untuk menggelar protes damai untuk mendukung gerakan “Black Lives Matter”.

Orang-orang terlihat memegang spanduk saat melakukan gerakan “kneed”, untuk membuat semua orang ingat persis bagaimana George Floyd meninggal dengan cara yang sama.

Ketika ditanya apa alasan mereka melakukan protes, beberapa aktivis memberikan jawaban pribadi mereka.

Lee Sang Hyun, yang merupakan pengunjuk rasa mengatakan, “Saya harap kita bisa membangun dunia di mana kita bisa bernafas. Meskipun kita hidup di berbagai negara, saya pikir dunia yang ingin kita tinggali adalah sama. Kami akan bekerja bersama dan menciptakan dunia yang bebas dari diskriminasi.”

Rianne Mitchell yang juga salah satu pengunjuk rasa mengungkapkan, “Saya di sini untuk mendukung “Black Lives Matter” karena kami muak dan bosan dengan semua rasisme yang berlangsung melawan … terutama, saya, sebagai orang kulit hitam. Saya hanya muak dan lelah dengan apa yang sedang terjadi.”

“Pada akhirnya, rasisme bukan masalah yang eksklusif dan terisolasi di Amerika Serikat. Saya pikir ini adalah masalah dalam kemanusiaan dan sesuatu yang perlu ditangani secara global.” Ungkap David Hwang, peserta unjuk rasa.

Lebih dari seratus orang berkumpul, dan untungnya, meskipun polisi ada di sana, protes dilakukan dengan damai.

Tonton liputan lengkap oleh Arirang News di bawah ini.

Koreaboo.com (koreanarea.com)

Discover

1,044FansSuka
336PengikutMengikuti
632PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest

Lee Hyori Minta Maaf Kepada Yoo Jae Suk dan Rain Terkait Kontroversi Dirinya Baru-Baru Ini

Pada episode 11 Juli MBC "How Do You Play?", Yoo Jae Suk, Lee Hyori, dan Rain terus mempersiapkan debut grup mereka sebagai...

“Face Yourself” Milik Jadi Album Jepang Pertama dan Ke-6 Secara keseluruhan Yang Raih Silver di Inggris

Album BTS "Face Yourself" telah menjadi rilisan Jepang pertama mereka yang meraih silver di Inggris!Pada 10 Juli, diumumkan...

Cho Seung Youn (WOODZ) Jelaskan Makna Nama Panggung + Bawakan “Love Me Harder,” dan Lainnya Di “Yoo Hee Yeol’s Sketchbook”

Cho Seung Youn (WOODZ) memamerkan vokalnya dan membuka tentang perjalanannya sebagai seorang musisi di KBS 2TV "Yoo Hee Yeol's Sketchbook"!

Usai Kedapatan Merokok di Tempat Umum, Sunwoo The Boyz dan Agensi Minta Maaf

Baru-baru ini, The Boyz telah disebutkan dalam diskusi panas. Insiden itu muncul pada 9 Juli, ketika beberapa anggota menyapa penggemar melalui serangkaian...

Teen Top Rayakan Ulang Tahun Ke-10 Dengan Pesan Untuk Penggemar dan Video Dance “To You 2020”

Teen Top merayakan ulang tahun ke 10 mereka!Pada 10 Juli, Teen Top membagikan foto peringatan 10 tahun perayaan...