Penyanyi Wheesung Dilaporkan Tengah Diselidiki Atas Penyalahgunaan Propofol

Menurut laporan pada 26 Maret, penyanyi Wheesung (38) saat ini sedang dalam penyelidikan polisi atas beberapa penggunaan propofol obat anestesi ilegal.

Salah satu perwakilan media menyatakan, “Saat menyelidiki seorang pengedar narkoba ilegal yang baru-baru ini ditangkap, polisi mengetahui bahwa penyanyi Wheesung juga terlibat dalam pembelian propofol secara massal.” Polisi saat ini bersiap untuk meminta surat perintah penangkapan untuk Wheesung segera.

Ini bukan pertama kalinya penyanyi veteran itu terlibat dalam skandal obat terlarang, sebelumnya ia juga dituduh menggunakan propofol dari 2011 hingga 2013 saat mengunjungi klinik perawatan kulit, klinik saraf, dll. Pada saat itu, kasus tersebut berakhir tanpa dakwaan.

Nantikan pembaruan.

Allkpop (koreanarea.com)

Discover

952FansSuka
329PengikutMengikuti
630PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest

SHINee Rayakan Ulang Tahun Debut Ke-12 Dengan Pesan Tulisan Tangan Untuk Penggemar

SHINee merayakan ulang tahun ke-12 debut mereka pada 25 Mei! SHINee melakukan debut mereka di bawah SM Entertainment pada...

Agensi LIMITLESS Tidak Dapat Hubungi Yoon Hee Seok Setelah Ia Memposting Tentang Meninggalkan Grup

ONO Entertainment telah mengeluarkan tanggapan terhadap postingan Yoon Hee Seok dari LIMITLESS tentang meninggalkan grup. Pada 24 Mei, Yoon...

Woollim Entertainment Minta Investigasi Polisi Setelah Album Hadiah yang Ditandatangani Kepada Lovelyz Diposting Untuk Dijual Online

Woollim Entertainment merilis pernyataan menanggapi laporan bahwa salah satu album Oh My Girl yang diberikan sebagai hadiah untuk Lovelyz sedang dijual online.

Youngjae GOT7 Luncurkan Clothing Line Kolaborasi Dengan Anjing Kesayangannya Coco

Youngjae dari GOT7 telah menyiapkan kolaborasi khusus dengan kerjasama yang menggemaskan! Pada 25 Mei, diumumkan bahwa Youngjae akan meluncurkan...

Manajemen IZ*ONE Akan Ambil Tindakan Hukum Yang Tegas Terhadap Komentar Jahat

Manajemen IZ*ONE mengambil tindakan hukum yang tegas untuk melindungi girlgroup. Pada 25 Mei, pernyataan resmi berikut dirilis: