April20 , 2021

    Polisi Akan Menindak Orang Yang Menggunakan Program ‘Makro’ Untuk Membeli Tiket Konser

    Related

    Share

    Polisi menindak orang yang menggunakan program ‘makro’ untuk membeli tiket konser yang diadakan oleh grup idol terkenal dan lainnya.

    Menurut Badan Kepolisian Nasional pada 30 Juni, 12 agen kepolisian setempat di seluruh negeri sedang melakukan investigasi terhadap kasus-kasus yang diduga orang-orang menggunakan program ‘makro’ untuk membeli tiket konser secara massal.

    Sebanyak 145 kasus harus diselidiki, termasuk tiga kasus terkait dengan konser berskala besar yang diadakan pada bulan Mei dan 142 insiden terkait dengan konser grup idol terkenal yang diadakan pada bulan Januari.

    Dalam kasus insiden dari Januari, polisi mengatakan 2.652 tiket untuk konser grup idol tersebut dibeli secara massal menggunakan program ‘makro’ dan metode lain. Meski ada batasan bahwa seseorang hanya berhak melakukan booking kursi maksimal 2 tiket, namun tercatat 166 tiket dikirimkan ke alamat yang sama.

    Polisi berencana untuk melanjutkan penyelidikan mereka dengan mengamankan data tambahan melalui pencarian dan penyitaan serta menentukan apakah kecurigaan mereka dijamin atau tidak. Mereka juga berencana untuk melakukan investigasi dengan menagih orang-orang ini dengan penghalang bisnis jika mereka diketahui telah membeli tiket melalui cara yang melanggar hukum.

    Seorang sumber dari kepolisian berbagi, “Setalah menganalisa kasus yang bersangkutan dan berkonsultasi kepada Asosiasi Pengacara Wanita Koreaa, kami menganggap tindakan seperti itu termasuk hal yang merugikan bisnis legal. Tindakan membeli tiket dengan program seperti itu termasuk tindakan ilegal meski dilakukan karena rasa penasaran, hal tersebut tetap dapat mengantarkan pelakunya untuk mendapatkan hukuman.”

    (SOOMPI)